Arsenal

Arsenal Lebih Baik Tanpa Alexis Sanchez

Arsenal-Lebih-Baik-Tanpa-Alexis-Sanchez

Alexis Sanchez memang menjadi pemain vital sejak bergabung dengan Arsenal, July 2014 lalu. Sepanjang 2016/2017, penyerang sayap 28 tahun itu pun telah menyumbang 20 gol dan 17 assist bagi The Gunners di semua kompetisi. Namun berdasarkan statistik tim asuhan Arsene Wenger justru lebih baik tanpa Sanchez.

Ia telah menjalani 129 laga bersama Arsenal setelah direkrut dari FC Barcelona. Dari jumlah itu, The gunners menang 72 kali atau 55,8 persen. namun Sanchez sempat absen di 21 partai. Tanpanya, tim London Utara itu mencatatkan 15 hasil maksimal atau 71,4 persen.

Bukan hanya persentase kemenangan Arsenal yang lebih tinggi. Torehan gol dan kebobolan per laga mereka pun lebih baik justru saat Sanchez tidak bermain. Gol laga Arsenal tanpa sang winger adalah 2,1. Bandingkan dengan saat pemain timnas Cile itu bermain, The Gunners cuma mencatatkan 1,9.

Gawang pasukan Wenger pun hanya kebobolan 0,9 per laga saat Sanchez tidak ada. Sementara, ketika Sanchez turun, mereka kemasukan rata-rata 1,9 gol.

Statistik tersebut menunjukkan Sanchez tidak terlalu krusial bagi Arsenal. Satu-satunya kategori performa The Gunners lebih baik jika sang pemain berada di lapangan adalah dari rata-rata per laga yang dicetak sepanjang 2016/2017 (2,3). Tanpa Sanchez, mereka hanya membukukan dua gol per laga.

Ini berarti publik Emirates tidak terlalu khawatir jika Sanchez hengkang akhir musim nanti. Pihak klub memang tengah berusaha meyakinkannya untuk bertahan. Tetapi, pemain lincah itu masih enggan menerima tawaran perpanjangan kontrak. Kedua pihak diketahui belum sepakat terkait besaran gaji.

Namun, jika terpaksa melepas Sanchez, pihak Arsenal tidak ingin melepasnya ke klub Liga Primer. Mereka tak ingin kasus seperti penjualan Robin Van Persie ke Manchester United terulang lagi. Sejauh ini PSG dan Juventus sangat difavoritkan jadi pelabuhan Sanchez berikutnya.

Tujuh Kali Kakalahan Beruntun Arsenal Di Babak 16 Besar

Alexis-Sanchez-Arsenal-Di-Babak-16-Besar

Liga Champions – Misi sulit mengejar defisit empat gol dari FC Bayern Munchen, nyatanya memang mustahil bagi Arsenal. Bukannya berhasil, Arsenal justruhancur lebur. Pada leg kedua 16 besar Liga Champions, The Gunners dipermalukan 1-5 oleh raksasa Jerman di stadion Emirates, Selasa (7/3) malam atau Rabu dini hari WIB. Di pertemuan pertama, pasukan Arsene Wenger juga menyerah dengan skor 1-5.

Ini artinya Arsenal harus tersingkir dengan kekalahan agregat 2-10. Ini merupakan hasil terburuk kedua dalam sejarah 16 besar Liga Champions. hasil buruk mereka hanya lebih baik dibandingkan klub Portugal Sporting CP pada 2008/2009. Kala itu nereka menyerah 1-12, juga dari Bayern Munchen.

bagi The Gunners, kekalahan ini juga memperpanjang kutukan mereka di kompetisi antar klub elite Eropa. Untuk kali ketujuh beruntun, Arsenal gagal lolos dari babak 16 besar. Padahal Arsenal sempat membuka peluang setelah aksi individu Theo Walcott berujung gol.

Namun, sukacita publik Emirates tak berlangsung lama. Mimpi buruk datang setelah bek sekaligus kapten Laurent Koscielny dikartu merah akibat melanggar Robert Lewandowski di kotak penalti. Eksekusi penalti Lewandowski sukses menyamakan skor menjadi 1-1.

Bermain dengan 10 orang membuat Arsenal kian tertekan dan Arsenal akhirnya harus takluk kembali di Emirates dengan skor yang sama 1-5. Takluk dari Munchen dengan agregat 10-2 menambah panjang daftar kekalahan besar Arsenal bersama Arsene Wenger.